<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>budi kurniawan weblog system &#187; Gaji</title>
	<atom:link href="http://budi.akmi-baturaja.ac.id/tag/gaji/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://budi.akmi-baturaja.ac.id</link>
	<description>a place to share</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Jul 2010 14:41:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Profesi Mahal Jaman Global</title>
		<link>http://budi.akmi-baturaja.ac.id/2008/09/profesi-mahal-jaman-global/</link>
		<comments>http://budi.akmi-baturaja.ac.id/2008/09/profesi-mahal-jaman-global/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2008 01:50:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>b0nk3y</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Gaji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://budi.akmi-baturaja.ac.id/?p=228</guid>
		<description><![CDATA[Media internet membutuhkan alat bantu. Setidaknya, seperangkat computer yang punya akses ke internet . Ini tentu membuat kegiatan membaca tidak praktis. Ketidakpraktisan itulah yang membuat media konvensional tidak bisa dilibas. Mereka hanya bisa bersinergi. Membaca di layar monitor terbatas oleh waktu akibat beberapa hal . Salah satunya pancaran radiasi dari dari layar. Selain itu koneksi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Media internet membutuhkan alat bantu. Setidaknya, seperangkat computer yang punya akses ke internet . Ini tentu membuat kegiatan membaca tidak praktis. Ketidakpraktisan itulah yang membuat media konvensional tidak bisa dilibas. Mereka hanya bisa bersinergi. Membaca di layar monitor terbatas oleh waktu akibat beberapa hal . Salah satunya pancaran radiasi dari dari layar. Selain itu koneksi internet tidak gratis. Diirit bisa, semisal dengan mengaktifkan menu offline. Batasan-batasan itu membuat content web harus enak dipandang selain perlu dibaca. Ada banyak profesi terlibat dalam membentuk konsep enak dipandang selain perlu dibaca. Jika anda perhatikan lowongan kerja di media cetak akhir-akhir ini, banyak dibutuhkan profesi yang ber-embelkan web. Ada web desainer, web programmer, web administrator, web master, maupun web developer. Jika tidak paham dengan dunia internet, profesi tadi tentu menimbulkan tanda tanya, juga kebingungan.</p>
<p align="justify"><span id="more-228"></span>“Saya sendiri sering bingung dengan istilah-istilah di iklan-iklan,” Tandas Yayan Sopyan dari Agrakom, perusahaan jasa internet dan pengelola detik.com. Dari beberapa kategori tadi, Yayan hanya memilah menjadi tiga, web designer, web application, dan web administrator. “Saya tidak mengkategorikan istilah web master sebagai profesi. Menurut pemahaman saya, web master adalah predikat atau julukan buat orang yang sangat ngelotok mengenai semua yang berhubungan dengan web.”</p>
<p align="justify">Web designer bertugas mendesain halaman web (web page). “Dia terlibat langsung untuk menggarap, mengeksplorasi dan mengimplementasikan tata letak dan dan artistik halaman web serta aspek komunikasi dari keduanya,” tegas yayan. Selain itu, ia juga berperan dalam memperhitungkan beberapa sisi teknis. Contohnya adalah kompatibilitas browser (peranti lunak untuk menjelajahi internet) atas desain itu dan kecepatan downloading halaman tersebut. Si perancang berkontribusi untuk turut memberikan pilihan background, jenis huruf, gambar,dan ukuran file, misalnya.</p>
<p align="justify">Sementara profesi web application developer bertugas mengembangkan aplikasi-aplikasi computer berbasis web misalnya, si web developerlah yang membuat aplikasi chat (ruang mengobrol di internet), forum, content management, kalkulator dan sebagainya.</p>
<p align="justify">Sedangkan profesi terakhir dalam kategori Yayan, web administrator, bertugas mengadministrasikan situs web, mengatur atau menata berbagai hal yang berkaitan dengan web server. Dia juga bertanggung jawab mengelola semua informasi mengenai sebuah situs web dengan menganalisis log file sehingga akan didapat data seberapa banyak orang mengakses sebuah situs web dan sebagainya dia yang mengatur directory mana saja yang untuk user tertentu.<br />
Bisa bikin bekal sendiri</p>
<p align="justify">Meski internet sudah lahir cukup lama, di Indonesia profesi tadi baru mucul belakangan. Pendidikan formalpun belum menjangkaunya. Kalaupun ada, ya masih ditebengkan pada pada jurusan yang berbau teknologi informasi. Gerak pendidikan formal memang agak lambat. Berbeda dengan pendidikan non formal yang jeli menangkap peluang. Namun bekal untuk terjun kerimba profesi web bisa dibikin sendiri. Tentu untuk itu perlu dislipin tinggi dan dan melelui trial and error yang panjang. Yayan memberi sedikit pengetahuan tentang bekal yang harus disiapkan untuk profesi-profesi itu.</p>
<p align="justify">Seorang web designer, sesuai namanya sangat dituntut untuk mempunyai cita rasa artistic yang bagus. “Lebih dari sekedar pengetahuan dan ketrampilan dalam mengolah grafik,” kata Yayan. Seperti perancang di bidang lain, web designer juga harus paham aspek komunikasi dari sebuah design. Diharapkan, hasil dari desainnya bisa user friendly dan tepat sasaran. Lagi-lagi itupun tidak cukup . Seorang web designer juga harus mengerti beberapa bahasa scripting sederhana yang lazim diimplementasikan di web seperti seperti Hyper Text Mark-Up Language (HTML) dan scripting client-side (Java-script, VB Script). Tak kalah penting, mengerti dasar-dasar proses komunikasi antara sebuah computer dengan sebuah server. Dengan begitu, desain rancangannya sangat mempertimbangkan seberapa mudah web pagenya untuk untuk di download.</p>
<p align="justify">Seorang web application developer jelas harus punya bekal di bidang pemrograman di bidang apapun yang memungkinkan apikasi web dapat dibuat dan dijalankan. Tentu pengetahuan dan ketrampilan HTML dan scripting client-side saja sangat tidak cukup.</p>
<p align="justify">Seorang web administrator harus punya bekal pengetahuan dan kemampuan mengadministrasikan system, jenis-jenis server, infrastruktur, dan hal ikhwal yang berkaitan dengan computer networking. Paling tidak yang berkaitan dengan web.</p>
<p align="justify">“Di lapangan, saya melihat, mereka yang berlatar belakang pendidikan formal desain misalnya hanya ditambah pengetahuan mengenai spesifikasi dan karakteristik web sebagai media, sudah cukup menjadi bekal untk berkembang. Begitu juga yang berlatar belakang pendidikan formal TI (Teknologi Informasi) saya melihat justru kesempatan untuk belajar sendiri yang cukup membantu mereka untuk meningkatkan profesionalitasnya. “Belajar, dalam arti tidak terbatas pada mengakses pengetahuan-pengetahuan baru, melainkan juga melakukan eksperimen-eksperimen inovatif sendiri. Itu sebabnya, misalnya, di Agrakom kesempatan untuk belajar sendiri, mengeksplorasi pengetahuan dan kemampuan baru maupun melakukan eksperimen-eksperimen dibuka lebar bagi semua staff,” tutur Yayan.<br />
Butuh expertise</p>
<p align="justify">Sebagai profesi baru yang rimbanya belum jelas, tantangannya tentu banyak. Namun, bagi yang ingin berkiprah di dalamnya jangan berkecil hati. Menurut Yayan, tantangan bagi mereka yang terlibat dalam pengembangan situs web adalah membangun situs yang komunikatif dan user friendly, serta tepat guna. Artinya mereka harus mampu memilah, memilih dan mengimplemetasikan (untuk web administrator berarti memaintain) ketrampilan, seni, teknologi (baik hardware maupun software).<br />
Dengan makin maraknya internet sebagai media komunikasi, prospek profesi web tidak terbatas kepada perusahaan dotcom. Jika yang dimaksud perusahaan dotcom adalah perusahaan-perusahaan yang bisnis utamanya portal, maka saya pastikan, prospek mereka bukan hanya disitu, prospek profesi ini justru terletak pada kepercayaan masyarakat Zaman ini terhadap internet sebagai cara berhubungan antara orang dengan orang, antara orang dengan bisnis, ataupun bisnis dengan bisnis<br />
Terasa benar internet tidak bisa direm . Dia trus melaju ke posisi sebagai alat dan wahana yang sangat dipakai semua orang untuk berbagai keperluan. Artinya tempat kerja mereka bukan melulu portal-portal. Perusahan pemgembang web yang masih akan terus tumbuh maupun perusahaan-perusahaan umum lainnya juga makin hari makin menyadari, tak bisa mengelak dari kebutuhan untuk bisa terhubung dengan internet sebagai ladang subur mereka.<br />
Karena tempat mencangkul mereka sudah subur, hasil tuaian bisa dipastikan berlimpah. Dalam bahasa santun, gaji mereka juga lumayan. Menurut Yayan itu tergantung pada expertise, jam terbang, dan kelangkaan.</p>
<p><strong>INILAH STANDAR GAJINYA</strong></p>
<p align="justify">Karena masih baru mereka yang berkecimpung dalam profesi web mencoba merumuskan bagaimana tugas mereka, apa yang mesti dikuasai, dan berapa remunirasi yang layak mereka terima. Ada yang bilang merancang situs web bisa bikin frustasi. Wajar bila mereka digaji tinggi, berikut rincian tugas dan kisaran gaji mereka diambil dari mailing list toekang web tepatnya di http://www.egroup.com/message/toekangweb/951.</p>
<p><strong>Web designer</strong><br />
Tugas: mendesain tampilan situs web mulai dari pengolahan gambar , tata letak, warna, dsb.<br />
Yang harus dikuasai: HTML, DHTML; pengolah gambar;animasi,movie(film)<br />
Gaji yang bisa didapat: Rp 1.500.000, &#8211; 4.000.000,- (disingapura bisa mencapai di atas Sin $ 3.500).</p>
<p><strong>Web programmer</strong><br />
Tugas:membuat aplikasi pada situs web yang interaktif, misalnya soal transaksi atau input-output data dari database.<br />
Yang harus dikuasai: CGI Perl, PHP, MySQL (unix base); ASP(NT base); Javascript dan Applet.<br />
Gaji yang bisa didapat: Rp 2.000.000, &#8211; 5.000.000,-</p>
<p><strong>Web administrator</strong><br />
Tugas : memaintan server, mengerti sifat operasi server, mulai dari instalasi sampai pemecahan masalah (trouble-shooting).<br />
Yang harus dikuasai: Operating System(OS) Unix (linux,FreeBSD,dll.); OS NT; Jaringan (LAN, WAN, Intranet); keamanan server.<br />
Gaji yang bisa didapat: Rp 2.000.000, &#8211; 5.000.000,-</p>
<p><strong>Web master</strong><br />
Seorang web master harus mengerti semua hal mulai dari desain, program, dan keamanan server namun tidak terlalu turut mencampuri ke masing-masing divisi, cukup dengan mempertanggung jawabkan atas jalannya suatu situs (web).<br />
Yang harus dikuasai : HTML, DHTML; CGI Perl,PHP, MySQL, ASP,Java; penguasaaan bermacam OS ; keamanan server; jaringan (LAN, WAN, Intranet)<br />
Gaji yang bisa didapat : Rp 3.500.000, &#8211; 7.000.000</p>
<p>Sumber : http://www.geocities.com/okisbayu/designerweb.html</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://budi.akmi-baturaja.ac.id/2008/09/profesi-mahal-jaman-global/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gaji Profesional TI</title>
		<link>http://budi.akmi-baturaja.ac.id/2008/09/gaji-profesional-ti/</link>
		<comments>http://budi.akmi-baturaja.ac.id/2008/09/gaji-profesional-ti/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2008 01:36:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>b0nk3y</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Gaji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://budi.akmi-baturaja.ac.id/?p=227</guid>
		<description><![CDATA[Semakin luasnya penerapan Teknologi Informasi di berbagai bidang, telah membuka peluang yang besar bagi para tenaga profesional Tl untuk bekerja di perusahaan, instansi pemerintah, swasta dan asing di era globalisasi ini. Menurut Edi Tjahya, managing director JOBsDB, terdapat beberapa bidang pekerjaan TI yang peluangnya cukup besar, seperti system analyst, network engineering, programmer, dan web designer. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Semakin luasnya penerapan Teknologi Informasi di berbagai bidang, telah membuka peluang yang besar bagi para tenaga profesional Tl untuk bekerja di perusahaan, instansi pemerintah, swasta dan asing di era globalisasi ini. Menurut Edi Tjahya, managing director JOBsDB, terdapat beberapa bidang pekerjaan TI yang peluangnya cukup besar, seperti system analyst, network engineering, programmer, dan web designer. Beberapa posisi di bidang TI tersebut yang lowong bisa diisi, asal dengan bekal pengetahuan dan skill based yang memadai. Dibawah ini akan dipaparkan sejumlah posisi beserta salarynya yang berkisar antara 3 &#8211; 15 juta per bulan.</p>
<p><span id="more-227"></span><strong>JUNIOR PROGRAMMER</strong></p>
<p align="justify">Meski tidak semua, cukup banyak lulusan ilmu komputer yang memulai karirnya dari sini. Yang umum dicari adalah pemrogram untuk Java, C++ dan Visual Basic, sedangkan web programmer yang sering dibutuhkan adalah mereka yang menguasai bahasa HTML/XML, PHP, ASP, Cold Fusion. Untuk lowongan database, meski saat ini banyak program yang masih memakai bahasa Delphi, namun umumnya programmer yang mengusai bahasa SQL lebih disukai.</p>
<p align="justify">Modal: Sarjana (S1) atau diploma di bidang Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Teknik Komputer atau Sistem Informasi. Umumnya tidak memerlukan kualifikasi tambahan, karena yang lebih diutamakan adalah pengetahuan akan suatu bahasa pemograman. Idealnya, Anda memiliki pengalaman kerja satu-dua tahun, atau setidaknya pernah membuat program-program yang dapat dijalankan, dalam skala besar/kecil.</p>
<p>Gaji per bulan: untuk pemula, sekitar Rp 3 juta.</p>
<p align="justify">Peluang saat ini : Lapangan kerja untuk programmer cukup banyak, mulai dari perusahaan pengembang software sampai ke perusahaan konsultasi database. Database programmer atau system programmer masih banyak dicari.</p>
<p align="justify">Prediksi: Para programer masih tetap akan dibutuhkan keterampilannya di bidang lain, seperti desain web, analisis sistem, maupun pengembangan software.</p>
<p><strong>SYSTEM ANALYST</strong></p>
<p align="justify">System analyst adalah orang yang tugasnya menganalisis dan mendesain sistem yang akan digunakan dalam suatu perusahaan/organisasi. Ia dituntut mengenal mulai dari apa yang diminta oleh klien (system definition), pengerjaan database-nya (system implementation), hingga ke pengenalan hardware. Kemampuan untuk budgeting (menghitung anggaran) yang akan dipakai dalam pengerjaan sistem juga penting. Dalam praktek, system analyst dan programer bekerja bersama. System analyst mendesain dan menganalisis sistem, dan programmer yang akan membuat kode-kodenya. System analyst juga memiliki tugas yang hampir sama dengan project manager, hanya tentunya dalam skala yang lebih permanen.</p>
<p align="justify">Modal: Lulusan S1 bidang Sistem Informasi, Manajemen Informatika atau Teknik Informatika. Berpengalaman sekitar dua tahunan atau pernah membawahi suatu proyek atau pengerjaan sistem. Jarang yang meminta sertifikasi vendor, meskipun tentunya akan merupakan nilai plus bila anda memilikinya.</p>
<p>Gaji per bulan: Sekitar Rp 6 juta.</p>
<p align="justify">Peluang saat ini: Perusahaan berskala besar di bidang apa saja (misal: multimedia, perbankan, kosmetik, rokok) membutuhkan tenaga system analyst, mengingat setiap klien menginginkan sistem yang efektif dan tepat guna.</p>
<p align="justify">Prediksi: Menurut sebuah catatan Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat, jumlah kebutuhan karyawan IT akan sangat meningkat hingga 2008, dengan jumlah permintaan terhadap system analyst akan meningkat sekitar 94 persen.</p>
<p><strong>IT MANAGER</strong></p>
<p align="justify">Sering juga disebut sebagai &#8220;IT Guru&#8221;. Di luar negeri, seorang IT manager dituntut untuk mengetahui hampir segala sesuatu mengenai sistem dan aplikasi.</p>
<p align="justify">Modal: Lulusan S1 Ilmu Komputer, Teknik Komputer atau Teknik Informatika, ditambah pengalaman antara 5 hingga 10 tahun.Tentunya diharapkan pengalaman selama ini mencakup pengetahuan akan bahasa pemograman, sistem jaringan, sistem database, troubleshooting, dan people skill.</p>
<p>Gaji per bulan: Sekitar Rp 15 juta.</p>
<p align="justify">Peluang saat ini: Masih jarang yang mempekerjakan IT Manager dari luar. Yang umum terjadi adalah para perusahaan mengambil sendiri orang dalam yang telah bekerja cukup lama, dan memiliki banyak pengalaman. Bisa saja ada yang memulai karirnya dari programer, beranjak ke system analyst, lalu naik ke senior analyst, barulah selanjutnya dipromosikan sebagai IT manager.</p>
<p align="justify">Prediksi: IT manager belum dianggap sebagai fungsi yang sangat penting dalam perusahaan-perusahaan di Indonesia. Bahkan banyak yang beranggapan pekerjaannya lebih sedikit atau lebih ringan, padahal yang terjadi adalah sebaliknya. Batasan job-des untuk para pelaku IT ini di tanah air kita masih belum jelas. Jadi, seorang IT manager harus Tahu semua. Semoga 5-10 tahun ke depan batasan-batasan ini akan lebih jelas.</p>
<p><strong>Web Designer &amp; Graphic Designer</strong></p>
<p align="justify">Seorang web designer bertanggung jawab atas elemen visual dan multimedia dari sebuah situs. Bekerja sama dengan programer web, mereka bertugas merancang situs baik dari segi isi maupun grafis. Seorang graphic designer dapat bekerja di luar desain situs, seperti menjadi staf artistik pada majalah atau koran.</p>
<p align="justify">Modal: Lulusan Diploma atau S1 bidang Desain Grafis, Desain Komunikasi Visual atau Komputer Multimedia dengan pengalaman pernah membuat situs. Untuk desainer web diharuskan menguasai Flash, Photoshop, Dream Weaver, Quark X-Press, Freehand dan software pengolah gambar lainnya. Mereka pun perlu memiliki kreativitas seni yang tinggi. Idealnya, ia pun bisa bahasa programming, walaupun dalam skala kecil. Setidaknya untuk bahasa scripting. Sehingga, ia dapat mengimbangi antara ide &amp; aplikasi.</p>
<p>Gaji per bulan: sekitar Rp 4 juta.</p>
<p align="justify">Peluang: Saat ini di Indonesia saja tercatat sekitar 190 hingga 200 situs baru yang muncul tiap minggu. Niscaya, tenaga ahli di bidang desain web tetap menjadi suatu kebutuhan.</p>
<p align="justify">Prediksi: Dengan semakin berkembangnya e-commerce, semakin banyak pula tenaga desainer web dan programer web yang dibutuhkan.</p>
<p><strong>System Administrator/Network Administrator</strong></p>
<p align="justify">Seorang system administrator bertugas menjaga keamanan &amp; kontinuitas jaringan sistem yang digunakan, termasuk hal-hal seperti mengeset komputer agar terkoneksi ke internet, mengeset e-mail server (misal: Outlook), FTP server, DNS server. Network administrator merupakan orang yang sering ditanyai bila terjadi troubleshooting dalam jaringan.</p>
<p align="justify">Modal: Selain berbekal gelar sarjana (S1) atau diploma bidang Teknik Komputer/Teknik Informatika, kebanyakan perusahaan menginginkan si calon pelamar memiliki pengetahuan dan pengalaman di bidang networking protocol seperti TCP/IP atau Apple Talk. Pengalaman menggunakan sistem keamanan seperti firewall, VPN, atau antivirus pun penting.</p>
<p>Gaji per bulan: Rp 5 juta.</p>
<p align="justify">Peluang: network administrator sangat diperlukan, mengingat semakin banyak instansi atau perusahaan yang menetapkan jaringan dalam sistem mereka.</p>
<p>Prediksi: permintaan terhadap kebutuhan tenaga kerja ini stabil.</p>
<p><strong>ERP CONSULTANT</strong></p>
<p align="justify">Tugas intinya adalah memberi masukan atau saran akan pengembangan suatu sistem dengan software database tertentu. Tujuannya supaya perusahaan klien lebih efektif dalam melakukan pekerjaan, dengan pengeluaran yang lebih minim. Tak jarang seorang konsultan ERP (Enterprise Resource Planning) juga dituntut untuk memberi solusi pengumpulan dan pencarian data (data warehousing &amp; data mining).</p>
<p align="justify">Modal: Lulusan S1 bidang Teknik Informasi atau Sistem Informasi. Yang penting adalah pernah menggunakan atau mengimplementasi sistem database tertentu, seperti Oracle atau SAP. Karenanya, terdapat bermacam-macam konsultan saat ini, seperti Oracle consultant, SAP consultant, PeopleSoft consultant, dan sebagainya.</p>
<p align="justify">Gaji per bulan: Untuk konsultan yang bekerja sendiri, gajinya tergantung proyek yang dikerjakan. Sebagai gambaran, untuk mengimplementasi software database untuk bisnis, sebuah perusahaan perlu membayar sekitar US$ 100.000 hingga US$ 200.000 (sekitar Rp 880 juta &#8211; Rp1,7 milyar). Perusahaan konsultasi bisnis seperti JD Edwards atau SAP sendiri juga mempekerjakan tenaga konsultan.</p>
<p align="justify">Peluang: Seiring semakin berkembangnya aplikasi untuk database, diperlukan tenaga konsultasi untuk memberi masukan. Sayangnya di Indonesia sendiri, karena harganya yang cukup mahal, hanya perusahaan berbasis internasional yang mengimplementasi database ERP.</p>
<p align="justify">Prediksi: &#8220;In the next five years”, para programer yang berhubungan dengan program-program SAP yang sedang laku keras saat ini masih akan banyak dicari.</p>
<p align="justify">Peluang kerja di bidang Teknologi Informasi lainnya, yang saat ini masih banyak dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan baik di dalam maupun di luar negeri adalah : IT Help Desk, AutoCAD Drafter, Sales, Project Manager, Computer Operator, Teknisi Komputer, WebMaster, Web Chief Editor, Web Administrator, Manager Web Content, Unix Admnistration Manager, Director Software, Java Developer, Network Manager, System Architect.</p>
<p>sumber : www.jobsdb.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://budi.akmi-baturaja.ac.id/2008/09/gaji-profesional-ti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
